|
25 Desember 2009 ,17:43
WIB
Susunan Dapur Flintstone Mirip Aslinya
Medan, isekolah.org - Sebuah studi menemukan kondisi di zaman batu seperti di film Flinstone. Manusia kuno membagi ruangan rumah menjadi dapur dan ruang bekerja lebih awal dari yang diduga.
Arkeolog menemukan bukti kehidupan yang telah terstruktur ini pada situs hominid di Gesher Benot Ya’aqov Israel pada 800 ribu tahun lalu.
Ilmuwan belum pasti, siapa sebenarnya yang tinggal di sana, tetapi diprediksi itulah awal mula munculnya manusia modern, yakni nenek moyang manusia seperti Homo Erectus.
Penemuan ini menjadi bukti keahlian organisasional yang manjadi tanda lahirnya kecerdasan manusia modern. Sebelum penemuan ini, bukti konkret yang ada hanyalah pada 100 ribu tahun lalu.
“Menemukan hal ini dengan usia yang lebih tua sangat mengejutkan,” ujar Arkeolog Rivka Rabinovich dari Universitas Hebrew Yerusalem. “Ini berarti ada kebutuhan akan peralatan maupun organisasi.”
Rabinovich dan rekannya, dipimpin oleh Nira AlpersonAfil, juga dari Universitas Yerusalem, menerbitkan temuan mereka di jurnal Science edisi Desember.
Para peneliti menggali sisa-sisa perkemahan manusia awal di tepi danau kuno. Mereka menemukan potongan-potongan yang digunakan manusia batu, yakni batu api, alat-alat batu, kepiting kerang, tulang ikan, dan potongan buah-buahan, biji-bijian, kacang-kacangan, kulit dan kayu.
Penggalian membuktikan bahwa hidup hominid bukan hanya berburu mamalia tanah, tetapi juga makhluk laut seperti ikan, kepiting dan kura-kura. Dan ini tidak tersebar secara acak, tetapi terkonsentrasi di daerah-daerah tertentu. Sisa makanan dan alat batu ditemukan di satu bidang, sementara potongan-potongan batu api (yang kemungkinan dari alat-alat memasak) berkerumun di daerah lain.
Perapian di kamp itu terletak di wilayah tenggara, dan ilmuwan memperkirakan pembuatan makanan atau memasak dan makan terjadi terutama di dekat sana. Selain itu, sebagian besar alat batu berupa potongan batu basalt dan batu kapur yang telah dibentuk menjadi alat yang berguna, juga berkumpul di dekat perapian.
Sebaliknya, wilayah barat laut menunjukkan bukti persiapan untuk memasak ikan. Para arkeolog menyimpulkan wilayah itu bisa menjadi tempat kerja bagi penduduk manusia awal.
"Penetapan area-area berbeda untuk kegiatan yang berbeda menunjukkan konseptualisasi formal ruang hidup, sering dianggap untuk mencerminkan kecerdasan dan berpikir unik untuk menjadi ke Homo sapiens," tulis para peneliti.
Keterampilan ini juga menunjukkan penduduk memiliki semacam organisasi sosial dan koordinasi antara individu-individu.
"Ini jelas menunjukkan bahwa mereka jauh lebih maju daripada yang kita pikir sebelumnya," ujar Irit Zohar dari Universitas Haifa
Sumber : inilah
Arsip Berita |